Lebih Baik Mana Diputusin Pacar Atau Mutusin Pacar? Ini Jawabannya

Putus cinta adalah topik yang sangat tidak enak untuk dibicarakan. Topik putus cinta biasanya menjadi satu topik yang paling sering dihindari. Dihindari karena tidak nyaman untuk mengingat masa lalu. Saat bicara tentang putus cinta, kamu lebih baik mana diputusin pacar atau mutusin pacar ?.

Bicara tentang mutusin dan diputusin pacar tidak jauh dari masalah jenis kelamin. Menurut cowok, cewek lebih sering mutusin ketimbang cowok. Tapi apa benar seperti itu kalau cewek lebih mudah mengatakan putus dari pada cowok?.

Banyak orang lebih memilih diputusin pacar ketimbang menjadi pihak yang harus mengatakan kata putus. Kira-kira apa alasan lebih milih diputusin daripada mutusin pacar ya?

Bebas dari rasa bersalah

Bagi mereka yang memilih untuk diputusin pacar, mereka setidaknya dapat merasa bebas dari rasa bersalah karena melukai hati orang lain yang disayang. Kita tahu jika memutuskan hubungan sebenarnya bukanlah hal yang mudah karena tidak cuma membutuhkan keberanian untuk mengungkapkannya tapi juga harus tahu risiko yang nantinya muncul. Biasanya, orang yang mengakhiri hubungan akan diikuti oleh ras penyesalan.

Baca juga :  Cara Membuat Luluh Hati Cowok

Terhindar dari prasangka buruk orang lain

Biasanya orang yang mengakhiri hubungan dengan pacar adalah orang yang selalu dicap negatif. Untuk orang yang tidak tahu masalahnya, mereka akan memandang orang yang mengakhiri hubungan tersebut sebagai orang yang tega, tidak punya hati, egois, bahkan tidak jarang dikira selingkuh, melakukan kekerasan atau tindakan negatif lainnya. Sedangkan beberapa orang yang diputusin ingin mendapatkan rasa simpati dari orang lain atau dianggap sebagai pihak yang baik.

Punya dendam untuk menjadi lebih baik

Bagi orang yang pernah diputusin pacar biasanya akan melewati sebuah proses yang lama, mulai dari menyadari kalau dia berpisah, emosi antara marah dan sedih yang bercampur hingga akhirnya bisa move on. Faktanya, banyak orang yang pernah diputusin oleh pacarnya dulu baru mendapati movitasi untuk menjadi orang yang lebih baik.

Faktanya, baik diputusin atau mutusin sama-sama tidak menyenangkan, lho. Pertama, keduanya sama-sama mengakibatkan perasaan sakit di hati. Kedua, baik diputusin atau mutusin seharusnya bisa disikapi dengan lebih dewasa.

Baca juga :  Ladies, Ini Alasan Perpisahan Adalah Jalan Terbaik Untuk Hubungan Kalian

Mengambil keputusan untuk mengakhiri sebuah hubungan dianggap sebagai hal yang tepat kalau memang merasa terjebak dalam hubungan yang salah. Mempertahankan perasaan tidak tega tapi kamu tersiksa dengan hubunganmu sama saja dengan mengorbankan kebahagiaanmu sendiri. Sebaliknya, menjadi orang yang diputusin bukan berarti kita bisa menyalahkan kekasih kita. Siapa tahu, kita lah yang menyebabkan dia mengakhiri hubunganya dengan kita.

Kalau menurut kalian, lebih baik diputusin pacar atau mutusin pacar ?

Share via :