Alasan Kualitas Pendidikan Indonesia Tak Bisa Sebaik Finlandia

Tidak adanya ikatan dinas mahasiswa keguruan

Kualitas Pendidikan Indonesia

Tidak adanya ikatan dinas bagi mahasiswa lulusan fakultas perguruan menjadi alasan mengapa pendidikan di Indonesia tak bisa sebaik Finlandia. Tidak adanya lapangan pekerjaan bagi alumni fakultas keguruan menyebabkan mereka mengajar sebagai guru honor dengan sangat terpaksa. Ini menyebabkan pada motif yang mendasari karir lulusan fakultas keguruan, bukan sebagai pengajar lagi, malah sebagai pencari uang.

Baca juga : Inilah 15 Universitas di Jakarta yang Terbaik dan Terakreditasi Tinggi

Pekerjaan bukanlah soal profesionalitas dan kompetensi, tapi soal penghasilan. Ini tentu saja akan memperburuk kualitas pendidikan di Indonesia. Bahkan kini diberlakukan sistem K2 oleh pemerintah, dimana sekolah tertentu tak boleh menerima guru honor, lalu dikemanakan lulusan fakultas keguruan yang jumlahnya tidak sedikit ini?. Apakah cuma akan meningkatkan angka pengangguran yang terdidik?.

Artikel mencoba menjelaskan 5 alasan pendidikan Indonesia tak bisa sebaik Finlandia. Semoga ini menjadi bahan evaluasi untuk kita supaya dapat dipertimbangkan untuk menjadi sistem pendidikan yang ideal sesuai dengan Undang-Undang, APBN yang tersedia, kebutuhan di masa depan dan karakteristik masyarakat Indonesia.

Share via :