Aplikasi Kencan Virtual. Berbahayakah?

Saat ini hampir semua orang mampu mengakses telepon selular (ponsel) pintar. Sejalan dengan itu, berbagai aplikasi digital untuk smart phone pun menjamur. Perubahan lanskap sosial dalam era digital ini turut mendorong maraknya aplikasi kencan virtual di kawasan Asia Pasifik. Indonesia pun tidak luput menjadi pasar yang dibidik para pengembang aplikasi online dating.

Namun, tidak banyak yang menyadari aplikasi kencan virtual memiliki efek samping yang cukup mengkhawatirkan. Sebuah studi dari United Nations Childrens Fund (Unicef) melaporkan aplikasi kencan berpengaruh terhadap maraknya penyebaran HIV/AIDS di Asia.

Berdasarkan laporan yang berjudul Adolescents: Under the Radar in the Asia Pacific AIDS Responses itu, negara-negara Asia Pasifik termasuk Indonesia tengah menghadapi pandemi tersembunyi tentang penyebaran HIV. Riset yang diluncurkan awal Desember itu menunjukkan bahwa meskipun kasus infeksi HIV menurun secara keseluruhan, terdapat tren kenaikan jumlah penderita virus mematikan tersebut dari kalangan remaja.

Baca juga :  Inilah Beberapa Fakta Taksi Biasa dan Taksi Online

Share via :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.