Jangan Memakai Jilbab Saat Rambut Masih Basah, Ini Dampak Buruknya

Banyak kaum wanita yang memakai jilbab karena ingin penampilannya menjadi lebih anggun dan cantik, Selain untuk memenuhi perintah agama. Karena alasan inilah kita akan dengan mudah menemukan tips-tips dalam memakai jilbab agar pemakainya terlihat semakin menawan. Salah satu tips memakai jilbab yang kerap kita dengar adalah agar kita tidak memakai jilbab saat rambut masih dalam kondisi basah. Ada dampak buruk yang terjadi apabila memakai jilbab saat rambut masih basah, apa saja?

Banyak pakar kesehatan menyebutkan jika ada beberapa wanita yang memilih untuk berkeramas di pagi hari karena ingin mendapatkan sensasi segar pada tubuhnya sehingga siap untuk melakukan berbagai aktifitas. Sayangnya, karena waktu yang cenderung mepet, mereka pun langsung memakai jilbab meskipun sebenarnya rambutnya masih dalam kondisi basah. Memang, rambut akan lambat laun mengering di dalam jilbab, namun, jika hal ini kerap dilakukan, rambut akan mengalami kerusakan yang cukup serius.

Andai kita kerap melakukannya, maka rambut akan lebih mudah mengalami kerontokan, mudah patah, hingga beruban. Sementara itu, kulit kepala yang kerap berada dalam kondisi lembab dalam waktu yang lama akan membuat jamur dan bakteri berkembang semakin banyak sehingga pada akhirnya menyebabkan masalah ketombe.

Andai hal ini terjadi, maka kulit kepala juga akan lebih mudah terkena iritasi, lebih kotor, hingga akhirnya ikut memicu masalah jerawat. Selain itu, andai kita kerap memakai jilbab saat rambut masih basah, ada kemungkinan kita bisa mengalami masuk angin, demam, hingga sakit kepala.

Karena alasan inilah, ada baiknya kita lebih baik menata waktu andai berkeramas. Berikan waktu lebih banyak bagi rambut untuk mengering sebelum kita tutup dengan jilbab. Selain itu, gunakanlah vitamin rambut yang membuat rambut kita terjaga kesehatan dan kecantikannya.

Share melalui :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*